Dua Nelayan warga Desa Ujungnegoro Batang Selamat Dalam Kecelakaan Kapal di Perairan Karang Maeso

Batang, Berita51 Dilihat

Dua nelayan Amat Radis dan Wauri warga Desa Ujungnegoro, Kandeman, Batang, selamat setelah kapal yang dioperasikannya karam di perairan Karang Maeso, Jum’at (5/7).

PEMBURUNEWS.COM, BATANG – Dua nelayan warga Desa Ujungnegoro, Kabupaten Batang dilaporkan selamat dalam kecelakaan kapal di perairan Karang Maeso, masuk wilayah Desa Depok, Kecamatan Kandeman. Kapal Motor Nelayan (KMN) bernama Lokajaya tersebut diawaki dua nelayan bernama Amat Radis (44) dan Wauri (50).

Kasatpol Airud Polres Batang, Iptu Zaenal Mutakin membenarkan bahwa kejadian kapal milik nelayan bernama Mukhtarom (41) warga Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman itu karam kurang lebih satu mil laut dari Pantai Depok

“Iya benar ada kapal karam, kejadiannya pada pagi tadi sekitar pukul 08.30 WIB,” ujar Iptu Zaenal Mutakin, Jum’at (5/7/2024).

Ia mengatakan dua orang nelayan yang kapalnya mengalami karam di laut itu berencana kembali ke tempat berlabuh di muara Sungai Kalisono untuk memperbaiki kebocoran kapal di bagian lambung.

Kemudian dalam perjalanan pulang itulah kebocoran kapal bertambah parah lantaran sempat dihantam ombak besar yang membuat kondisi kapal bertambah parah sehingga karam di laut.

“Posisi kapal karam berada di perairan Karang Maeso. Kebetulan saat kejadian berlangsung cuaca mendung dengan terpaan angin yang cukup kuat. Akhirnya kapal karam setelah dihantam ombak,” jelasnya.

Iptu Zaenal menerangakan setelah kapal karam kedua nelayan menyelamatkan diri dengan cara berenang menggunakan pelampung dari boks ikan dan jerigen solar. Keduanya tiba di pantai dengan selamat dan langsung dievakuasi petugas.

Sementara itu pemilik kapal Lokajaya mengaku lega dan bersyukur dua nelayan yang mengawaki kapal miliknya tersebut selamat. Kapal kecil seharga Rp 30 juta meski lambungnya berlobang tetap mengapung.

“Alhamdulillah Amat dan Wauri selamat, saya berharap kapal juga bisa dievakuasi atau ditarik ke pantai untuk diperbaiki,” tutup pemilik kapal, Mukhtarom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *